Ini dia yang kamu cari

Ada 210 artikel dalam kategori Web.

Belajar PHP: Persiapan Pemrograman PHP di Linux

Belajar PHP: Persiapan Pemrograman PHP di Linux

Apa saja alat yang kita butuhkan untuk coding PHP di Linux? Pelajari semuanya di sini.

4 Fungsi di PHP untuk Manipulasi Direktori

4 Fungsi di PHP untuk Manipulasi Direktori

Direktori adalah lokasi penyimpanan pada file system yang dapat berisi kumpulan file dan direktori. Ada beberapa fungsi yang dapat digunakan di PHP untuk manipulasi direktori: Fungsi mkdir() untuk membuat direktori; Fungsi scandir() untuk melihat isi direktori; Fungsi rmdir() untuk menghapus direktori; Fungsi rename() untuk mengubah nama direktori. Mari kita bahas semuanya satu per satu…

Belajar Python: Cara Proses Data JSON dengan Python (dari File dan Web API)

Belajar Python: Cara Proses Data JSON dengan Python (dari File dan Web API)

Mau tau cara proses data JSON di Python? baca tutorial ini! Pada tutorial ini, kamu akan belajar cara membaca JSON dari file dan web API

Cara Menggunakan Plug-in Data Tables untuk Membuat Tabel Dinamis

Cara Menggunakan Plug-in Data Tables untuk Membuat Tabel Dinamis

Data Tables merupakan sebuah plug-in jQuery untuk memanipulasi data dalam tabel HTML. Data Tables memungkinkan kita melakukan membuat tabel dengan fitur pencarian, membuat pagination, menampilkan data sebanyak yang kita mau, mengambil data dari ajax, dsb.

Cara Menggunakan Font-awesome untuk Membuat Ikon pada Web

Cara Menggunakan Font-awesome untuk Membuat Ikon pada Web

Dulu… saya sempat berpikir: Pembuatan web sepertinya susah, karena banyak komponen yang harus dibuat. Seperti background dan ikon. Bagi seorang desainer, mungkin tidak masalah membuat banyak gambar background dan ikon. Tapi, bagi programmer atau developer…ini sangat merepotkan. Untunglah ada Font-awesome, yang merupakan framework CSS untuk membuat ikon. Font-awesome memiliki ratusan ikon yang bisa kita gunakan. Pada tulisan ini, kita akan belajar cara membuat ikon menggunakan Font-awesome.

Menggunakan TinyMCE pada Proyek Web

Menggunakan TinyMCE pada Proyek Web

Pada sebuah proyek yang saya kerjakan, terdapat fitur yang harus menggunakan teks editor untuk menginputkan nilainya. Karena deadline proyek ini begitu cepat. Saya tidak punya banyak waktu untuk membuat teks editor berbasis HTML. Karena itu, cara tercepat ialah menggunakan teks editor yang sudah ada, yaitu TinyMCE. Nah, pada kesempatan ini, saya akan berbagi cara menerapkan TinyMCE dalam Web.

Mengambil Nilai dari Select/Option dengan JQuery

Mengambil Nilai dari Select/Option dengan JQuery

Pada sebuah kasus, kita menggunakan elemen <select> dan <option> sebagai input dalam form. Kita ingin: Setiap opsi yang terpilih akan memberikan data yang berbeda-beda. Misalnya kita punya form seperti ini ini: <form> <select name="package" id="package"> <option>Paket 1</option> <option>Paket 2</option> <option>Paket 3</option> </select> <h4>Anda memilih: <span id="selected"></span></h4> </form> Nah, saat kita memilih Paket, kita ingin mengambil data dari opsi yang dipilih. Kita bisa saja melakukannya seperti ini:

Belajar HTML: Cara Validasi Form di HTML agar Websitemu Lebih Aman

Belajar HTML: Cara Validasi Form di HTML agar Websitemu Lebih Aman

Validasi data itu penting! Mengapa? Karena jika kita tidak melakukan validasi, user bisa sembarangan mengisi data dan akibatnya website kita menjadi error. Dampak terburuknya: Website kita bisa diambil alih atau di-hack. Ngeri kan. Karena itu.. Jangan percaya 100% dengan data yang diinputkan user. Bisa saja itu script jahat. Nah, biar terhindar dari kejadian ini.. kita disarankan melakukan validasi sebelum data itu dikirim ke server.

Membuat Generator id Unik seperti id Video YouTube di PHP

Membuat Generator id Unik seperti id Video YouTube di PHP

Dalam sebuah tabel di database, seringkali kita membuat kolom bernama id sebagai primary key. Kadang kolom tersebut kita berikan fungsi auto increment agar otomatis terisi dengan angka. Namun, kali ini kita coba menggunakan karakter yang di-generate dari nilai waktu per milidetik. 1. Mengambil Niali Unik dari Fungsi WaktuKita dapat menggunakan fungsi microtime() atau fungsi time() untuk mendapatkan nilai unik. Nilai ini, senantiasa akan berubah terus, seiring dengan perubahan waktu. Dari percobaan di atas, fungsi microtime() mengembalikan nilai unik setiap kali dipanggil. Sementara itu, fungsi time() akan mengembalikan nilai unik setiap detik. Saya sarankan menggunakan fungsi microtime(), karena fungsi ini mengembalikan nilai unik per milidetik. 2. Konversi Nilai UnikSebenarnya, kita bisa saja menggunakan nilai kembalian dari microtime() dan time() untuk membuat id unik. Tapi, karena kita ingin membuat id seperti YouTube, maka kita harus lakukan konversi ke dalam bentuk lain. Kita bisa menggunakan fungsi base_convert() untuk membuatnya. Fungsi base_convert() Sebenarnya untuk mengubah basis dari sebuah nilai. Pada contoh di atas, parameter angka 10 merupakan panjang nilai yang dihasilkan. Sedangkan angka 36 adalah basisnya. Contoh lain, panjang 8 dengan basis 16 (bilangan heksadesimal): 3. Kode GeneratorKita sudah dapat apa yang kita inginkan, sekarang kita buat kode generatornya. Pada generator ini kita gunakan basis 36 dengan panjang 10. <?php $id = base_convert(microtime(false), 10, 36); ?>Kita bisa manfaatkan variabel tersebut untuk penyimpanan ke tabel database. Contoh: <?php $id = base_convert(microtime(false), 10, 36); mysqli_query($koneksi, “INSERT INTO video (id, judul, url) VALUE (’$id’,‘Petani Kode - Intro’,‘petani-kode.mp4’)”); ?>Basis 36 maksudnya: ‘abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789’ = 36 karater. KesimpulanId unik untuk primary key seperti YouTube dibuat dari konversi nilai unik dari fungsi microtime() atau time() ke dalam bentuk basis 36. Konversi basis dari sebuah nilai menggunakan fungsi base_convert(). Referensi: Stack Overflow