Ini dia yang kamu cari

Ada 210 artikel dalam kategori Web.

Kode CRUD dalam Satu File PHP

Kode CRUD dalam Satu File PHP

Pernah mebayangkan, tidak? Membuat CRUD (Create, Read, Update, Delete) dalam satu file PHP. Biasanya, membuat aplikasi CRUD dilakukan dengan membuat file terpisah. Masing-masing file mewakili CRUD. Misalkan file create.php untuk menambahkan data, read.php untuk menampikan data, update.php untuk mengubah data, dan delete.php untuk menghapus data. Bagaimana kalau, semuanya digabungkan ke dalam satu file PHP? Pada kesempatan ini, saya ingin membagikan sebuah kode CRUD yang ditulis dalam satu file PHP. Kode ini, saya buat dengan koneksi database menggunakan API mysqli.

Cara Menampilkan Pesan Error untuk Debugging Program PHP

Cara Menampilkan Pesan Error untuk Debugging Program PHP

Secara default, konfigurasi yang akan diberikan pada server Apache di Linux adalah mode production. Server produksi (production server) merupakan server yang digunakan setelah web selesai dikembangkan atau sudah siap dipakai. Server produksi tidak akan menampilkan apa-apa kalau terjadi error. Karena itu, kita harus mengubahnya ke dalam mode development. Silakan simak caranya, sebagai berikut.

Membuat Template Wordpress #2: Fungsi-fungsi Dasar Wordpress di Homepage

Membuat Template Wordpress #2: Fungsi-fungsi Dasar Wordpress di Homepage

Pada tutorial sebelumnya kita telah membuat konstruksi awal dari template. Ada dua file yang telah kita dibuat, index.php dan style.css. Sekarang kita fokus pada file index.php. Isinya adalah sebuah HTML percobaan (hello world). Tentu ini bukan tujuan akhir yang kita inginkan,

Belajar Membuat Template Wordpress Sendiri dari Nol

Belajar Membuat Template Wordpress Sendiri dari Nol

Di luar sana, ada banyak sekali bertebaran tema atau template Wordpress gratis. Namun, kita perlu hati-hati dalam menggunakan template gratis tersebut. Beberapa hari yang lalu, saya sudah mengecek website wordpress teman saya. Katanya ia memesan web sekaligus temanya dari seorang developer. Begitu saya cek… Eh, ternyata di sana ada script backdoor yang memungkinkan si developer masuk kapan saja ke web dia.

7 Manfaat Inspect Element Bagi Web Developer

7 Manfaat Inspect Element Bagi Web Developer

Inspect Element merupakan fitur browser yang dibuat untuk memudahkan pengembangan web. Inspect Element dapat kita akses dengan klik kanan, kemudian memilih Inspect Element, atau bisa juga dengan menekan tombol F12. Adapun manfaat dari Inspect Element untuk web Developer adalah sebagai berikut. 1. Tempat Eksperimen CSSSelain ada console Javascript, bisa dibilang di Inspect Elemen juga ada console-nya CSS. Ya, di sana kita bisa eksperimen kode CSS. Sebelum kita menulis kode CSS, sebaiknya gunakan Inspect Element terlebih dahulu. Karena saat kita menulis kode CSS di Inspect Elemen, browser akan langsung mengeksekusinya. Selain itu, kita diberikan fitur yang memudahkan penulisan CSS seperti autocomplete, colorpicker, filter, visual model box, dll.

Tutorial Bootstrap: Memahami Fungsi Tag Meta Viewport

Tutorial Bootstrap: Memahami Fungsi Tag Meta Viewport

Tag Meta Viewport adalah tag HTML yang penting bagi Bootstrap untuk membuat halaman web menjadi responsif.

Konfigurasi Server Apache PHP di Linux agar bisa Upload File

Konfigurasi Server Apache PHP di Linux agar bisa Upload File

Saya berencana akan melakukan instal ulang dalam waktu dekat ini. Karena ada beberapa kerusakan yang saya temukan di Distro Linux yang sedang saya pakai. Sebelum melakukan itu, ada baiknya mencatat dulu konfigurasi server yang sedang berjalan. Supaya nanti mudah mengkonfigurasi lagi.

Cara Menggunakan highlight.js di Blogger

Cara Menggunakan highlight.js di Blogger

Template baawan blogger sudah saya modifikasi sedemikian rupa. Namun, masih ada yang kurang, pewarnaan kode (syntax highlighting). Kode yang saya sisipkan di dalam artikel tidak berwarna. Kadang saya memanfaatkan gist github, pastebin, ideone, dsb. untuk menyisipkan kode yang berwarna. Modul highlight.js berfungsi untuk membuat kode (di web) menjadi berwarna. Kode yang berwarna akan lebih mudah dibaca. Karena itu, kita perlu menggunakan highlight.js. Berikut ini cara menggunakan highlight.js di blogger. 1. Memasang higlight.jsKita akan memanfaatkan CDN (content delivery network) nutuk memasang highlight.js, karena blogger tidak menyediakan tempat untuk hosting file. Silakan masuk ke edit html template. Kemudian masukkan kode berikut ini ke dalam tag <head>: <!– Syntax highlighter –> <link href=’//cdnjs.cloudflare.com/ajax/libs/highlight.js/9.0.0/styles/github.min.css’ rel=‘stylesheet’/> <script src=’//cdnjs.cloudflare.com/ajax/libs/highlight.js/9.0.0/highlight.min.js’/> <script>hljs.initHighlightingOnLoad();</script> <!– end Syntax highlighter –>Versi higlight.js yang digunakan adalah versi 9.0.0. Bila ada versi yang lebih baru lagi, anda tinggal mengganti angka itu saja. Kemudian github.min.css adalah kode CSS tema yang digunakan. Anda bisa menggunakan tema lain. Daftar tema bisa dilihat di github. 2. Menggunakan higlight.jsCara menggunakan highlight.js sangat mudah. Kita hanya perlu mengapit kode dengan tag <pre> dan <code> yang diberikan atribut kelas dengan nilai sesuai dengan nama bahasa pemrogramannya. Contoh: Bahasa pemrograman Java <pre><code class=“java”> Class Contoh{ public static void main(String[] args){ System.out.println(“Hello World!”); } } </code></pre>Hasilnya: Class Contoh{ public static void main(String[] args){ System.out.println(“Hello World!”); } }Bahasa pemrograman C++ <pre><code class=“cpp”> #include <iostream> using namespace std; int main(){ cout << “Hello World!” << endl; return 0; } </code></pre>Hasilnya: #include <iostream> using namespace std; int main(){ cout << “Hello World!” << endl; return 0; }Bagaimana kalau kode bahasa pemrogramannya ada lebih dari satu? Misalnya html, css, javascript, dan PHP. Jawabannya tinggal memanggil nama kelas-kelasnya jadi satu, dipisah dengan spasi. Contoh <pre><code class="html css js php"> &lt;html&gt; &lt;head&gt; &lt;style type=‘text/css’&gt; .body{ &nbsp; &nbsp; background: #008080; &nbsp;&nbsp;&nbsp; color: white; } &lt;/style&gt; &lt;script type=‘text/javascript’&gt; console.log(“javascript dijalankan”); &lt;/script&gt; &lt;/head&gt; &lt;body&gt; &lt;?php echo “&lt;h2&gt;Hello World&lt;/h2”; ?&gt; &lt;/body&gt; &lt;/html&gt; </code></pre>Untuk kode HTML, kita perlu meng-encode karater < (lebih kecil) menjadi &lt;, > (lebih besar) menjadi &gt;, dan spasi menjadi &nbsp; Hasilnya: <html> <head> <style type=‘text/css’> .body{ background: #008080; color: white; } </style> <script type=‘text/javascript’> console.log(“javascript dijalankan”); </script> </head> <body> <?php echo “<h2>Hello World</h2”; ?> </body> </html>Mudah bukan? selamat mencoba. Referensi: https://highlightjs.org/usage/

Tutorial Bootstrap: Memahami Sistem Grid untuk membuat Layout

Tutorial Bootstrap: Memahami Sistem Grid untuk membuat Layout

Sistem Grid adalah bagian terpenting yang harus dipahami pada Bootstrap. Apa itu sistem grid? Gimana cara menggunakan sistem grid. Mari kita pelajari!