Explore

Cari artikel apa?

Daftar artikel di halaman ke-61

Tutorial Google Maps API: Cara Menggunakan Info Window untuk Menampilkan Informasi

Tutorial Google Maps API: Cara Menggunakan Info Window untuk Menampilkan Informasi

Info Window adalah objek yang digunakan untuk menampilkan informasi pada suatu titik koordinat tertentu. Biasanya digunakan bersamaan dengan marker. Contoh Info Window: Info Window dapat kita isi dengan kode HTML. Sehingga data yang ditampilkan di dalam jendela Info Window bisa kita berikan style CSS agar terlihat menarik. Cara Membuat Info WindowPertama yang harus kita buat adalah isi atau informasi yang akan kita tampilkan di dalam info window.

Tutorial Google Maps API: Membuat Marker untuk Menandai Lokasi

Tutorial Google Maps API: Membuat Marker untuk Menandai Lokasi

Marker sering digunakan untuk menandai sebuah lokasi. Biasanya sering digunakan dalam membuat aplikasi Geolocation. Pada kesempatan ini, kita akan belajar membuat marker di Google Maps dan melakukan beberapa modifikasi. Kamu bisa menggunakan contoh kode sebelumnya untuk uji coba.

Tutorial Google Maps API: Menampilkan Peta Google Map di dalam Web

Tutorial Google Maps API: Menampilkan Peta Google Map di dalam Web

Google Maps merupakan produk Google yang memungkinkan kita melihat peta dari seluruh dunia. Bahkan tidak hanya peta, Google Maps juga menyediakan Citra dari beberapa lokasi bangunan, jalan, dan lain-lain. Apa itu Google Maps API?Google Menyediakan Google Maps API yang memungkinkan kita membangun aplikasi dengan memanfaatkan Google Maps.

Tutorial CSS: Membuat Style untuk Badge Notifikasi

Tutorial CSS: Membuat Style untuk Badge Notifikasi

Badge notifikasi sering kali kita temukan dalam website maupun aplikasi. Terkadang badge tersebut menggoda kita untuk mengelik link atau tombol notifikasi. Itulah fungsinya, agar user tau, di sana ada sesuatu yang baru. Badge biasanya dilengkapi dengan angka penghitung. Framework antarmuka semacam Bootstrap sudah menyediakan class sendiri untuk pembuatan badge. Namun, karena badge yang dihasilkan tidak sesuai seperti harapan, maka kita harus membuatnya sendiri. Kode CSS.badge-notif { position:relative; } .badge-notif[data-badge]:after { content:attr(data-badge); position:absolute; top:-10px; right:-10px; font-size:.7em; background:#e53935; color:white; width:18px; height:18px; text-align:center; line-height:18px; border-radius: 50%; }Pada kode CSS di atas, kita mengambil isi badge dari atribut data-badge. Untuk posisi badge dapat diatur dalam properti top dan right. Warna, ukuran, font, background dll. bisa diatur sendiri sesuai selera. Penggunaan di HTMLElemen yang ingin menggunakan badge yang dibuat tadi harus menambahkan class badge-notif dan sebuah atribut data-badge untuk konten badge-nya. Contoh: Pada Tombol <button class=“badge-notif” data-badge=“12”>Notifikasi</button>Pada Link <a href="#!" class=“badge-notif” data-badge=“22”>Pesan</a>DemoJS Bin on jsbin.com

Ini yang Saya Lakukan untuk Munguasai Dasar Bahasa Python dalam Sebulan

Ini yang Saya Lakukan untuk Munguasai Dasar Bahasa Python dalam Sebulan

Selamat pagi semua, sudah santap sahur? Ya, akhirnya kita sudah sampai pada bulan Ramadhan. Jadi teringat bulan ramadhan dua tahun yang lalu. Saat itu, sehabis santap sahur, saya mengikuti kursus pemrograman Python di Codecademy. Sahur kode (ngoding sehabis sahur), saya lakukan setelah santap sahur sambil menunggu waktu imsak dan adzan subuh tiba… (ditemani secangkir kopi hangat)

Memahami Cara Kerja Fungsi Rekursif

Memahami Cara Kerja Fungsi Rekursif

Gimana sih cara kerja fungsi rekursif dalam pemrograman?