Daftar artikel di halaman ke-71

Kalau kita perhatikan, alur pengeksekusian sebuah kode program dikerjakan satu per satu dari atas sampai ke bawah. Baris demi baris dibaca, kemudian komputer mengerjakan apa yang diperintahkan. Misalnya seperti ini: Alur programnya satu, tidak ada belokan atau percabangan. Ngomong-ngomong apa itu percabangan?

Pelajari gimana caranya membuat fungsi-fungsi atau rumus matematika di Java dengan class Math

Agar program yang kita mampu berinteraksi dengan pengguna, kita harus membuat sebuah dialog dengannya. Pada Java Swing, terdapat sebuah komponen bernama JOptionPane untuk membuat dialog yang interaktif. Bagaimana cara menggunakan JOptionPane? Mari kita simak pembahasannya… Mengenal JOptionPaneJOptionPane merupakan sebuah kelas yang menyediakan jendela dialog.

Operator dalam pemrograman digunakan untuk melakukan operasi tertentu. Misalkan kita ingin menjumlahkan nilai dari variabel x dan y, maka kita bisa menggunakan operator penjumlahan (+). x + y Ada enam jenis kelompok operator dalam pemrograman Java: Operator Aritmatika; Operator Penugasan; Operator Pembanding; Operator Logika; Operator Bitwise; dan Operator Ternary. Bila digambarkan dalam mind map, akan terlihat seperti ini:

Pernahkah kalian perhatikan gaya penulisan huruf-huruf pada kode program? Kadang ada yang ditulis seperti_ini, SepertiItu, dan semacam-ini. Ternyata gaya penulisan tersebut punya sebutan tersendiri, apa saja itu? Mari kita bahas… 1. Gaya Snake Case Gaya penulisan case yang ini cirinya menggunakan garis bawah atau underscore (_). Suku kata dipisahkan dengan garis bawah sehingga membentuk sebuah ular.

Seperti yang kita ketahui, program komputer terdiri dari tiga komponen utama, yaitu: input, proses, dan output. Input: nilai yang kita masukan ke program Proses: langkah demi langkah yang dilakukan untuk mengelola input menjadi sesuatu yang berguna Output: hasil pengolahan Semua bahasa pemrograman telah menyediakan fungsi-fungsi untuk melakukan input dan output.