topik Java

Ini dia yang kamu cari

Ada 51 artikel dalam topik Java.

Pemrograman Android: Mengenal Activity dan Siklus Hidupnya

Pemrograman Android: Mengenal Activity dan Siklus Hidupnya

Aplikasi Android setidaknya memiliki satu atau lebih Activity. “Bagaimana kalau tidak memiliki Activity?” Aplikasi itu akan menjadi aplikasi yang hanya bisa berjalan secara background saja dan tidak memiliki tampilan apa-apa. Alias aplikasi demit 😄.

Kenapa Bahasa Pemrograman Java Kurang Cocok untuk Pemula?

Kenapa Bahasa Pemrograman Java Kurang Cocok untuk Pemula?

Sudah dua kali semester saya mengajar di praktikum pemrograman Java. Hasilnya, hanya sebagian mahasiswa yang mengerti. Sebagiannya lagi masih pusing (atau mungkin saya yang tidak bisa mengajar). Bahasa pemrograman Java memang populer dan banyak digunakan di lapangan, oleh karena itu pihak kampus memilih bahasa ini untuk diajarkan pada semester I.

Apakah Perbedaan dari i++ dengan ++i?

Apakah Perbedaan dari i++ dengan ++i?

Dalam materi-materi perulangan simbol ++ sering kita temukan. Simbol tersebut termasuk dalam operator aritmatika dan penugasan untuk meningkatkan atau menambah satu (+1) sebuah variabel. Kadang ditulis seperti ini i++ dan juga seperti ini ++i. Apa sih perbedaannya? Post-increment dan Pre-incrementPenulisan simbol ++ di belakang variabel disebut dengan post-incement, sedangkan bila ditulis di depan, disebut dengan pre-increment. Contoh: Post-increment: for(int i = 1; i <= 10; i++){ System.out.print(i); } Pre-increment:

Trik Agar Jendela JFrame Selalu Tampil di Tengah Layar

Trik Agar Jendela JFrame Selalu Tampil di Tengah Layar

Saat kita membuat program GUI dengan Swing, jendelanya sering tampil pada pojok kiri atas atau pada titik (0,0). Bagaimana caranya agar jendela selalu tampil di tengah-tengah layar? Apakah kita harus mengatur manual posisi titiknya? Ya perlu, untuk lebih jelasnya mari kita bahas… Class-class yang dibutuhkanAda dua class yang kita butuhkan untuk membuat jendela JFrame tampil di tengah-tengah. Dimension untuk membuat objek dimensi Toolkit untuk mengambil ukuran layar Kedua class tersebut berada dalam package java.awt.

Menghitung Akar Kuadrat dan Akar Kubik dengan Java

Menghitung Akar Kuadrat dan Akar Kubik dengan Java

Pada pelajaran Matematika, kadang kita sering menemukan perhitungan akar. Contoh, akar kuadrat dari 25 adalah 5, karena 5x5=25, bisa ditulis: $\sqrt{25} = 5$. Lalu kalau akar kubik dari 27 adalah 3, karena 3x3x3=27, bisa ditulis: $\sqrt[3]{27} = 3$.

Konversi Bilangan Desimal ke Bilangan Biner di Java

Konversi Bilangan Desimal ke Bilangan Biner di Java

Konversi bilangan desimal ke biner sangat mudah dilakukan di Java, karena ada method atau fungsi yang sudah disediakan untuk melakukannya. Berikut ini tampilan program konversi yang saya buat dengan Java (Swing).

Operator ^ (xor) di Java bukan untuk Membuat Pangkat

Operator ^ (xor) di Java bukan untuk Membuat Pangkat

Sebuah kekeliruan saya temukan ketika memeriksa kode program milik teman. Dia mengimplementasikan rumus berikut ke dalam kode java. y = x2 + 3 Potongan kode program yang dia tulis. int x = 3;int y = x^2 + 3; Hasilnya pun 6; tidak sesuai harapan. Seharusnya menghasilkan 12. Operator ^ (Exclusive Or) disingkat xor, merupakan operator bitwise. Operator bitwise merupakan operator untuk memanipulasi bilangan biner. Contoh konversi bilangan desimal ke biner (8bit):

Pemrograman Android di Linux dengan Eclipse

Pemrograman Android di Linux dengan Eclipse

Awalnya Google menggunakan Eclipse sebagai IDE untuk pengembangan aplikasi Android. Kemudian beralih ke Android Studio. Eclipse memang lebih ringan daripada Android Studio, akan tetapi Eclipse sudah tidak lagi didukung oleh Google.

Belajar Java: Menggunakan Prosedur dan Fungsi untuk Membuat Sub-program

Belajar Java: Menggunakan Prosedur dan Fungsi untuk Membuat Sub-program

Pada contoh program di pembahasan sebelumnya, kita hanya menulis kode instruksi pada fungsi main() saja. Fungsi main() adalah fungsi utama dalam program Java. Semua kode yang kita tulis di dalamnya, akan langsung dieksekusi. Tapi masalahnya sekarang: “Bagaimana kalau kita membuat program yang cukup besar, apakah kita masih bisa menulis semua kodenya di dalam fungsi main()?”